Di balik alunan ombak yang saling berkejaran
wajahmu teduh anganku
melayang mengharap kau semakin bersahaja
Jika hanya kegagahan dan ketampanan
pantaskah hati ini mengagumimu
dengan lantunan syair yang kutuliskan
untuk memprosakan kata cinta yang menyiksa
Padahal kau
hanyalah sebutir pasir kasar
diantara
bebatuan tiada kesempurnaan
Jika
ku tanyakan cinta
putih
seputih iringan awan
mampukah
aku menjaganya
diantara
derasnya tiupan angin
hingga tak
berubah menjadi sekelam mendung
Ku takkan mampu nyatakan cinta
saat ini ku sedang belajar
memahami sahutan ombak yang bersenandung
menyanjung kalimat cinta
Ku jalani hidup mencari penawar rasa di hati
untuk mencari makna cinta sejati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar