Minggu, 16 Desember 2012

Ismiatul Wardah-Profil anak dari seorang penjahit berprestasi

        Kalau melihat ABG – ABG sekarang yang sok – sokan pakai Blackberry, pake behel, tenteng – tenteng kamera DSLR berharga puluhan juta yang belum tentu bisa memakai fitur – fitur didalamnya, rasanya saya risih dan muak sekali, apalagi mereka mendapatkan barang tersebut dari hasil merengek orang tuanya. Ini bukan tentang masalah iri tentang kekayaan. Ada baiknya kita dengar cerita yang saya ambil dari seorang ank yang bernama Ismiatul Wardah.
        Disela waktu luang kegiatan sekolah, saya berkesempatan mewawancarai seorang siswi kelas XI IPA I, Ismiatul wardah nama lengkapnya, namun dia lebih akrab di panggil ismi oleh teman-temannya. selain bergabung dalam Tim Redaksi Msajalah Karisma, gadis kelahiran Karangasem, 15 Oktober ini juga merupakan sekretaris organisasi Man Amlapura dan segala kegiatannya.
Anak ke empat dari lima bersaudara pasangan bapak Marham dan Alm.ibu Amenah ini memiliki berapa prestasi semenjak di Man Amlapura, yakni sebagai peringkat kesembilan siswa berprestasi tingakat SMA se-kabupaten karangasem, juara 3 lomba opini tingkat SMA dalam rangka Gebyar tahun Baru 1431 H dan 2010 M, juara I lomba MTQ XXIII cabang fahmil Qur'an tingakat kecamatan dan kabupaten, juara 2 MTQ XXIII cabang fahmil qur'an tingkat provinsi, juara 1bidang pidato Bahasa inggris POSPEDA dan POSPENAS V 2010 di jawa timur. Untuk lomba MTQ cabang Fahmil Qur'an, seorang ismi berjuang untuk meraih bersama 2 rekannya yaitu, Sukma Ilahi dan Muhammad Yanis Yahya.
Sebelum duduk dibangku MA Ismi dikenal paling tidak bisa pelajaran Bahasa inggris  dan hal itu pun di akui oleh gadis yang ternyata takut pada kucing ini. Akhirnya Ismi termotivasi dengan gaya mengajar , guru bahasa inggrisnya saat belajar di MTs yang santai, asyik, seru tapi juga serius. Belajar dari beliau yang menguasai berbagai bahasa daerah selain bahasa inggris, Ismi memiliki keinginan terbesar untuk bisa menguasai 3 bahasa asing yaitu, bahasa inggris, Arab dan jerman " Bahasa adalah kunci utama untuk saling mengenal, karena dengan bahasa kita bisa berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain", ujar Ismi serius
        Ketertarikannya pada bahasa inggris kemudian dilanjutkan di MAN Amlapura. Dengan masuk dalam sanggar Bahasa Inggris di bawah bimbingan ibu Budi, ibu Mira dan bapak Sahrullah, Ismi bertekad untuk bisa berbicara dalam Bahasa Inggris. 
Kini gadis yang dikenal ramah ini rindu ingin bisa terlibat lagi dalam kompetisi Bahasa Inggris. Berawal dari ketakutannya saat harus berhadapan dengan UN bahasa inggris menjadikan itu sebagai tantangan bagi ismi untuk lebih maju kedepannya lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar